Tampilkan postingan dengan label Genetika dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Genetika dasar. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2016

Ragam jenis jengger Ayam dan Fungsinya

Meskipun tujuan Jengger tidak sepenuhnya diketahui , ada teori yang yang paling jelas yaitu, penggunaan terbesar dari jengger adalah sebagai sistem pendingin untuk ayam .Darah mengalir ke jengger , mendingin karena pada jengger bagian ini tidak tertutup bulu, karena bagian yang tertutup bulu panas dan suhu ayam rata-rata memang lebih panas dari manusia. Ketika darah kembali ke seluruh tubuh , akan lebih dingin, dengan demikian membantu pendiginan tubuh hal yang sama dapat dialkukan pial. Ayam adalah keturunan dari ayam hutan merah dan jengger besar lebih cocok untuk ayam di iklim panas . Dalam cuaca dingin , mereka dapat menjadi ancaman serius bagi ayam , karena akan terserang frostbite lebih mudah daripada bagian lain dari tubuh .Untuk alasan ini , ayam di iklim cuaca dingin harus dilindungi dari suhu beku , terutama pada malam hari , dan jika mereka memiliki jengger besar. Kadang-kadang dipakai cara ekstrim atau dubbing dimana jengger diputus dansegera diobati untuk mencegah ayam berjengger besar mati saat musim dingin, tapi cara ini tidak dianjurkan karena sangat melukai ayam.


Banyak teori juga yang menyebut jengger adalah tanda pecking order yang tinggi dan untuk daya tarik  , meskipun hal ini belumterbukti . Ukuran jengger dan warna juga dipengaruhi oleh hormon seks ayam tersebut juga kesehatn ayam tapi pada jenis jengger hutam silkie,cemani hal ini masih diteliti.

Genetika Dasar

Selama proses meiosis pada spermatogenesis dan oogenesis, gen-gen bersegregasi ke dalam gamet. Kedua anggota dari setiap pasang kromosom yang homoloh didistribusikan ke gamet yang terpisah.

Contohnya, individu dengan genotip AA akan menghasilkan satu macam gamet, yaitu A, individu yang genotip aa akan menghasilkan gamet a dan individu dengan genotip Aa akan menghasilkan gamet A dan a

Dalam proses pembuahan, pada saat gamet jantan bersatu dengan gamet betina maka jumlah kromosom yang diploid dikembalikan lagi ke zigot. Selanjutnya, gen-gen akan berpasangan kembali. Proses rekombinasi ini menghasilkan satu atau lebih genotip tergantung pada gen-gen yang dibawa oleh gamet.


Dasar-dasar persilangan

Jika disaumsikan bahwa suatu sifat dikontrol oleh dua alel, A dan a maka akan terdapat tiga macam genotip, yaitu AA, Aa dan aa.

Seluruh kemungkinan persilangan antara ketiga genotip tsb dapat dilihat pada tabel di bawah ini






Untuk lebih mudahnya, dapat kita buatkan punnet square nya, seperti di bawah ini


Dari persilangan diatas, kita dapat 50% genotip Aa, 25% genotip AA dan 25% genotip aa


Seperti yang kita lihat diatas, terdapat tiga macam genotip, yaitu AA, Aa dan aa.
Jika fenotip dari heterozigot sama dengan salah satu fenotip yang homozigot maka gen homozigot akan mendominasi penuh alel-nya. Alel yang tidak di ekspresikan pada fenotip heterozigot disebut resesif.