Tampilkan postingan dengan label ayam ayunai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayam ayunai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2016

Ayam Ayunai asal PAPUA

#AyamKampus. Ayam Ayunai adalah unggas lokal berukuran sedang dari Merauke, Papua. Ayam Ayunai yang berpotensi dimanfaatkan dagingnya. Tepatnya ayam ini berkembang di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Merauke. Sebarannya dominan di desa Besum dan Skamto kecamatan Nimborm dan Arso Kab. Jayapura.

Keunikan ayam ini terletak pada absennya bulu dari kepala hingga bagian atas tembolok,sehingga leher tampak polos alias gundul.

Kelemahan ayam ini seringnya terkena penyakit yaitu terkena cacing mata yang ditandai mata berair dan kelopak mata melebar. Cara pengobatannya dilakukan secara tradisional yaitu dengan memberi tetesan air daun tembakau atau daun the ke dalam mata.

ayam ayunai merupakan jenis Ayam Legund merupakan salah satu ayam lokal Indonesia yang mempunyai ciri leher tidak ditumbuhi bulu yang merupakan salah satu ayam lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ayam Legund pada umumnya dihubungkan dengan Turkens, Transilvania Naked Neck, Bare Necks, Hackleness, dan Rubber Necks, yang seluruhnya memilki karakteristik sifat leher gundul. Gen Na merupakan gen dominan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan bulu (lambat) pada bagian leher (Somes, 1993).

Ayam leher gundul merupakan salah satu ayam lokal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai ayam penghasil daging. menunjukkan bahwa ayam legund mampu menampilkan pertambahan bobot badan yang lebih baik jika dibandingkan dengan ayam buras lain (Mu’in, 1992). Kelestarian ayam buras harus dijaga baik jumlah maupun keasliannya. Cara pemeliharaan juga perlu untuk diperhatikan agar ayam lokal tidak punah dan jumlahnya menjadi berkurang. Pemanfaatan ayam legund sebagai plasma nutfah penghasil daging hingga saat ini belum nampak. Ayam ini dianggap sebagai ayam buras biasa walaupun performans ayam legund nampak jauh lebih besar dibandingkan dengan ayam buras lain.

Saat ini populasi ayam Ayunai terus mengalami penurunan, diperkirakan hanya tersisa 2000 ekor.

  • Ciri-Ciri Umum Ayam Ayunai Adalah :
  • Tubuh terlihat sedang hingga besar
  • Bulu dominan berwarna hitam dengan bagian sayap berwarna putih
  • Kulit berwarna putih kemerahan
  • Jengger berwarna merah
  • Paruh dan kaki berwarna kuning kehitaman
  • Menghasilkan telur sekitar 14 butir per periode
  • Bobot dewasa jantan 3.3 Kg, sedangkan betina 2.8 Kg.

Ayam Ayunai adalah unggas lokal berukuran sedang dari Merauke, Papua.Keunikan ayam ini terletak pada absennya bulu dari kepala hingga bagian atas tembolok,sehingga leher tampak polos alias gundul.

Rabu, 21 September 2016

Mengenal Ayam Leher Gundul


#AyamKampus – Ayam leher gundul merupakan salah satu ayam lokal yang ada di Indonesia. Ayam ini dikenal dengan nama ayam bali atau ayam ayunai yang berukuran sedang, berasal dari Merauke, Papua. Keunikan ayam ini adalah tidak adanya bulu dari kepala hingga bagian atas tembolok, sehingga leher tampak polos yaitu gundul, sehingga dinamakan ayam leher gundul.

Mengenal Ayam Leher Gundul

Informasi karakteristik dan potensi produksinya belum banyak diketahui. Oleh karena itu, suatu penelitian dilakukan untuk memperoleh informasi karakteristik yang dapat dimanfaatkan dalam pembentukan galur-galur baru sebagai upaya penyediaan bibit unggul sehingga usaha ternak ayam lokal skala komersial menjadi efisien.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ayam leher gundul yang diamati memiliki genotipe homozigot Na/Na sehingga kematian pada umur DOC sangat tinggi mencapai 42%, sedangkan kematian embrio mencapai 59%.Sebanyak 41 ekor ayam leher gundul diamati pertumbuhannya sejak menetas (DOC) sampai umur 20 minggu, kemudian dilakukan pengukuran terhadap sebagian anggota tubuhnya pada umur dewasa.

Bobot badan ayam leher gundul yang masih hidup pada umur 20 minggu adalah 1,4 kg unsex. Berdasarkan bobot badan dan ukuran tubuhnya, ayam leher gundul termasuk ayam tipe medium dan berpotensi sebagai ayam dwiguna.

Sifat leher gundul merupakan dominan tidak lengkap. Dalam kondisi heterozigot (Na/na+), bulu-bulu halus pada leher masih ditemukan. Namun pada ayam dengan genotipe homozigot (Na/Na), bulu-bulu di leher tidak ditemukan sama sekali. Alel Na dihubungkan dengan sifat tahan panas, karena ayam leher gundul dengan genotipe heterozigot kehilangan bulu sebanyak 30%, sedangkan yang bergenotipe homozigot kehilangan bulu sekitar 40% dari total bulu yang ada pada tubuh ayam normal.

Berdasarkan keberadaan bulu halus pada lehernya, ayam leher gundul yang diamati diduga memiliki genotipe homozigot, karena seluruh ayam tidak memiliki bulu-bulu halus di lehernya.

Ayam leher gundul adalah salah satu sumber daya genetik ayam lokal Indonesia dengan jumlah populasi terbatas, karena memiliki gen Na yang menyebabkan tingginya kematian embrio. Ayam leher gundul berpotensi sebagai ayam dwiguna yaitu penghasil telur dan daging.

Jumat, 09 September 2016

Disnak Papua upayakan ayam Ayunai disertifikasi sebagai hewan khas


Disnak Papua upayakan ayam Ayunai disertifikasi sebagai hewan khas
Ayam Ayunai yang merupakan hewan ternak khas Papua yang dipamerkan di stan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua pada even ICBE yang bertempat di GOR Jayapura. (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)

 Pengembangan ternak ayam ayunai hingga kini populasinya menurun drastis karena masyarakat belum memahami dengan baik bahwa hewan ternak ini juga sama seperti ayam pada umumnya.