Senin, 02 September 2013

Keanekaragaman hayati pada ayam di Indonesia

Keanekaragaman hayati adalah seluruh bentuk kehidupan di bumi beserta interaksi diantara spesies dan spesies dengan lingkungannya.


Secara sederhana ada tiga tingkat Keanekaragaman hayati yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis, dan keanekaragaman ekosistem yang akan di ulas berikut ini.

Keanekaragaman Gen

Keankeragaman pada tingkatan gen merupakan keanekaragaman yang paling rendah. Sifat-sifat individu dibawa oleh Gen yang terdapat di dalam kromosom. Inti sel atau nukleus adalah rumah dari Kromosom. Keanekaragaman gen akan memunculkan varietas, dan setiap varietas memiliki sifat-sifat khas. Sifat yang tampak disebut fenotip dan sifat yang tidak tampak disebut genotif.
Contoh keanekaragaman hayati tingkat gen adalah keanekaragaman warna bunga mawar yaitu warna merah, putih, kuning dan merah muda. Contoh yang lain itu pada ayam, kita dapat membedakan bentuk pada ukuran tubuh, warna bulu, dan bentuk pial atau jengger antar ayam kampung.

Kenakeragaman Jenis

Keanekeragaman jenis merupakan seluruh variasi pada makhluk yang berbeda spesiesnya dan dapat diamati dengan mudah. Contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis yaitu hutan hijau, ayam hutan sumatera . Untuk mengetahui keanekaragaman hayati tingkat jenis, salah satu caranya adalah dengan mengamati ciri-ciri fisiknya, misalnya bentuk ukuran tubuh, warna, kebiasaan hidup, dan lain-lain tentunya diantara mereka terdapat perbedaan-perbedaan sifat yang mencolok.


Saat ini terdapat 4 spesies ayam hutan yang semuanya hanya tersebar di Asia 

 Keempat jenis ayam hutan tersebut adalah:
  1. Ayam hutan merah/Red Junglefowl (Gallus gallus, Linnaeus, 1758)
  2. Ayam hutan abu-abu/Grey Junglefowl (Gallus sonneratii Temminck, 1813)
  3. Ayam hutan Srilangka/Ceylon Junglefowl (Gallus lafayetii, Lesson 1831)
  4. Ayam hutan hijau/Green Junglefowl (Gallus varius Shaw, 1798)

Gambar 1. Jenis-jenis ayam hutan Jantan. Searah jarum jam: Ayam hutan abu-abu Gallus sonneratii (kiri atas), Ayam hutan merah Gallus gallus (kanan atas), Ayam hutan Srilangka Gallus lafayetii (kanan bawah) dan Ayam hutan hijau Gallus varius (kiri bawah).